Suatu saat nanti, aku akan merindukan masa-masa ini

Biasanya seseorang rindu pada sesuatu yang tidak berada di dekatnya atau suatu keadaan yang sudah tidak dirasakannya saat ini.

Padahal, ketika sesuatu tersebut berada di dekatnya, justru seringnya dicuekin, diabaikan. Atau, ketika seseorang berada pada suatu keadaan tertentu, justru kepingin keadaan tersebut cepat berakhir, cepat berlalu.

Itulah, manusia.

Seperti saya yang merindukan masa-masa ketika berat badan saya masih di kepala empat sementara saat ini ada puluhan ‘bonus’ kilogram yang saya raih semenjak masa body ideal itu. Hiks..

Atau, masa-masa ketika saya bisa kelayapan sampai jam 2 pagi atau bahkan tidak tidur sama sekali dari malam hingga pagi menjelang.

Masa-masa ketika menjelajah tempat-tempat tak terduga di pelosok Indonesia dan dunia.

Masa muda yang gagah berani. Masa-masa yang saat ini hanya dapat dikenang dan dirindukan.

Bagaimana dengan keadaan saat ini? Masa ketika setiap menit teriakan “Mama..!” berkumandang karena anak lapar minta disuapi, atau karena ia minta dibacakan buku. Masa ketika harus bergadang semalam suntuk menjaga anak yang sedang demam tinggi. Masa ketika gendang telinga serasa mau pecah karena pertengkaran antara kakak dan adik, atau ketika mereka bermain begitu gaduh dan berisik. Rasanya ingin sekali masa-masa itu segera usai, dan meneriakkan kata “Merdeka!!”.

Vita dan anak-anak2

Entahlah.

Apakah kiranya yang akan terjadi bilamana masa-masa kegaduhan dengan anak-anak ini lewat nanti? Ketika satu per satu dari mereka akan mengucapkan, “Bye, Ma! Aku kencan dulu ya!” atau, “Bye, Ma! Jaga diri baik-baik ya. Kami sekeluarga pulang dulu ke rumah kami.”

Oh, oh.. mungkin di saat-saat itu, aku akan merindukan masa-masa kegaduhan saat ini. Masa-masa ‘penjajahan’ oleh anak-anak. Masa-masa ketika aku dapat menggendong mereka, memeluk tubuh mereka dengan gemas, memandikan mereka, menyisiri rambut dan mendandani mereka, mengecup lembut pipi mereka ketika terlelap, mengusap dan mencium wangi rambut mereka.

Ya, ya .. suatu saat nanti, aku akan merindukan masa-masa ini. Sama halnya ketika aku merindukan masa laluku sebelum saat ini.

Maka, akan kunikmati setiap detik yang kualami, saat ini. Biarlah rinduku akan masa lalu menyergapku. Karena rindu itu akan selalu ada, untuk beribu peristiwa yang telah dan akan kulalui.

Aku hanya perlu menyadari, bahwa kerinduanku akan masa lalu, tak akan membawa kembali masa lalu ke pangkuanku. Dan dengan demikian, aku hanya perlu menikmati dan memberi makna pada hidupku di masa kini. Karena lebih baik, aku merindu pada segala hal baik yang sudah kutorehkan di masa kini, daripada merindu pada sebuah sesal karena sesuatu yang tak kumaksimalkan pada masa kini.

img-20170123-wa0007

Advertisements